Sunday, August 23, 2020

Anda Bermasalah Dalam Merawat Anak.? Ikuti Tips Yang Mudah Diaplikasikan Berikut Ini

Tipikal bad parenting yaitu: kurang rasa toleransi, selalu mengritisi, menomor dua tiga kan kepentingan anak daripada kebutuhan anak-anak mereka. Tapi Bagaimana caranya agar menjadi orangtua yang baik? Bagaimana triknya menunjukkan kesan baik tentang kehidupan kepada anak Anda?



John Bowlby banyak mengadakan penelitian untuk mencari tahu akibat yang timbul pada pola parenting, pada tahun 1960-an. Ketika itu ia menciptakan istilah "good-enough parenting". Tesisnya adalah asalkan Anda tidak melakukan pengasuhan yang "buruk", Anda baik-baik saja, dan anak-anak Anda, juga akan baik – baik saja dengan sendirinya. Jadi, apakah hanya itu yang ada di sana? Atau ada hal-hal yang Anda, sebagai orangtua, bisa lakukan untuk menjadi lebih dari sekadar orangtua yang "cukup baik". Bisakah Anda, memang, menjadi "orangtua super", bahkan orangtua "paling utama"? Atau itu hanya mitos gerakan feminis?

Baiklah, mari kita luruskan satu hal untuk selamanya: No one is perfect. Sekuat apapun usaha Anda, Anda tidak akan pernah menjadi orangtua yang "sempurna". Anda tidak akan pernah bisa melakukannya dengan benar setiap saat setiap hari untuk setiap tahun dari pertumbuhan anak-anak Anda. Anda juga tidak harus melakukannya. Dalam pemahaman tersebut, konsep Bowlby tentang "good-enough parenting" sangat benar. Anda tidak perlu sempurna. Anak-anak Anda AKAN bertahan hidup. "Cukup bagus" sudah cukup baik.

Dapat dimengerti jika, sebagai orangtua, Anda mengharapkan sesuatu yang lebih untuk anak – anak Anda. Dan ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan, dan langkah – langkah yang dapat Anda adopsi, yang akan memberi anak Anda awal yang terbaik untuk kehidupan yang mungkin mereka miliki.



Tapi, pada ketika yang sama, sebetulnya akan membuat hidup lebih gampang dan lebih memuaskan bagi diri Anda juga. Ini bukan daftar panjang, tetapi seandainya Anda dapat mengelola yang berikut ini, maka saya yakin Anda punya hak untuk menyebut diri Anda sebagai orang tua “utama”:

1) Ingat Anda Adalah Manusai

Anda tidak dapat mengerjakan segalanya, Anda tak dapat berada di mana-mana, Anda tidak bisa tahu segalanya. Anda akan membikin kesalahan. Anda juga mempunyai permasalahan, persoalan, dan gangguan sendiri dari masa lalu Anda sendiri. Tidak apa-apa. Kunci permainan ini bukanlah menjadi sempurna, tetapi mempunyai sikap yang benar.

Apa sikap yang benar? Rendah hati. Mengakui bahwa Anda mempunyai banyak hal untuk dipelajari (kita semua lakukan) dan bersedia untuk dididik serta belajar dari kesalahan Anda. Sebuah petunjuk kedewasaan sejati ialah cakap melihat kembali masa lalu Anda, mengenali kekeliruan yang Anda buat, dan mengatakan “ini yakni apa yang telah aku pelajari seputar diri saya, dan apa yang saya butuhkan untuk merubah diri aku”.

Namun ada sisi lain dari ini. Terus-menerus merendahkan diri dengan sikap “Saya tidak baik” sama buruknya dengan sikap “Saya tidak punya apa-apa untuk dipelajari”. Maafkan diri Anda atas kesalahan Anda. Rayakan kesuksesan Anda. Lihatlah ke masa lalu hanya cukup lama untuk belajar darinya, lalu arahkan pandangan Anda ke depan, dan tekan ke arah yang Anda inginkan. Jikalau Anda memiliki keadaan sulit serius dari masa lalu, cukup berani untuk mencari bantuan dan memecahkannya.

2) Mengakui Anda memainkan permainan persentase

Kita segala pernah mendengar tentang mereka: buah hati-buah hati dari latar belakang yang paling kejam dan kurang sanggup yang entah bagaimana berhasil membuat kesuksesan besar dari diri mereka sendiri. Namun si kecil-buah hati dari keluarga terbaik (seperti yang diterangkan oleh saudara kandung mereka) yang entah bagaimana keluar dari rel ke narkoba dan kejahatan.

Kenyataannya yakni bahwa Anda, orang tua, cuma satu unsur dalam pengasuhan anak-buah hati Anda. Mereka juga dipengaruhi oleh teman-sahabat, kerabat lain, guru, penjaga kios, Layar, majalah dan, tentu saja, susunan layar kaca mereka sendiri. Anda tak dapat bisa semua variabel. Anda mungkin yang terbaik, orang tua terbaik, dan si kecil-si kecil Anda si kecil gagal. Anda mungkin ternyata yang paling buruk, bapak dan ibu, dan kasar, menandung alkohol buah hati-buah hati Anda bagus-baik saja. Tidak ada yang dijamin dalam hidup ini.

Jadi, Anda memainkan persentase. Anda tahu bahwa apabila Anda jika si kecil-anak Anda, mereka lebih cenderung menjadi buruk anak bagus. Jadi, rata-rata, sekiranya buah hati-buah hati Anda mungkin bukan anak yang bagus. Memakai disiplin yang adil dan menggunakan mungkin konsisten mewujudkan yang lebih baik untuk hasil yang baik - jadi lakukan saja.

Anda bagus sebagai orang tua TIDAK tidak oleh seberapa baik anak-buah hati Anda berubah. Itu tidak oleh apakah Anda mengerjakan semua yang secara wajar bisa Anda lakukan untuk mengerjakan hal-hal yang benar dan membikin keputusan yang membikin untuk mereka, DENGAN PENGETAHUAN YANG ANDA PUNYA SAAT. Mungkin keputusan itu buah hati salah. Jadilah itu. Itu tidak berarti Anda gagal sebagai terbukti. Tetapi, kalau Anda terlalu malas untuk jikalau fakta, jika Anda mengambil keputusan termudah tanpa memikirkan apabila pada anak-buah hati Anda, maka, aku percaya, Anda sudah gagal - sudah apabila anak keputusan itu merupakan keputusan yang membuat!




3) Kenali anak-si kecil

Anda bukan satu-satunya hal dalam hidup Anda. Di zaman si kecil ini kita sepertinya terobsesi dengan gagasan bahwa kepentingan si kecil-si kecil didahulukan, sebelum yang lainnya. Saya aku tak tidak dengan konsep itu. Ya, saya aku wajib kepentingan terbaik anak, melainkan ada hal lain yang perlu dipertimbangkan juga.

Semisal, mengambil contohnya baru di kota lain mungkin profesi hal terbaik untuk keluarga Anda - telah bila itu berarti membawa anak Anda jauh dari sekolah dan sahabat-sahabat.

Dengan mengutamakan anak-buah hati dalam anak hal, kita menghadapi bahaya seluruh generasi yang egois, “aku yang pertama” di mana mereka tumbuh dengan percaya bahwa dunia berutang kehidupan. Kadang-kadang si kecil-si kecil saya mengambil patut kedua - dan itu sendiri pekerjaan yakni penting seputar kehidupan. Ya, sebelum mengambil keputusan, pertimbangkan kalau pada anak-si kecil. Melainkan pada namun, putuskan sendiri apa yang terbaik untuk keluarga secara keseluruhan.

4) Lihatlah hasilnya panjang

Membesarkan si kecil-buah hati yaitu merupakan yang panjang. Siapkan tujuan akibatnya panjang Anda. Bagaimana Anda bentang mereka berubah menjadi orang dewasa? Mutu dan keterampilan apa yang perlu mereka pelajari? Pengalaman apa yang mereka butuhkan, di sepanjang jalan, untuk mempelajari keterampilan dan karakter itu?

Seringkali sebagai orang tua kita dihadapkan dengan kualitas untuk mengambil alternatif pembenaran akibatnya pendek yang mudah, atau pendekatan yang lebih keras yang akan tetap lebih banyak buah dalam akibatnya panjang. Kaca ialah TV klasik dari ini. Seberapa mudahnya, merupakan anak-buah hati bermain, untuk hanya menyalakan Kaca sebagai pengasuh elektronik? Perbaikan pembenaran untuk anak-si kecil yang kencang atau pesat. Namun seberapa jauh, lebih bagus, dalam akhirnya panjang, untuk menghabiskan sedikit waktu melainkan mereka bagaimana membangun baik, atau menjahit mainan lunak, atau bentang puzzle?

5) Cari sisi positifnya

Seperti Anda, si kecil-buah hati Anda akan membuat kesalahan. Maafkan mereka. Perbaiki dengan lembut dan lanjutkan. Senantiasa mencari apa yang mereka lakukan dengan benar, bukan apa yang mereka lakukan salah. Anak-si kecil aku buah hati perhatian orang tua mereka. Perhatikan kesalahan mereka, dan mereka akan membutuhkan lebih banyak. Amati apa yang mereka lakukan dengan benar, dan mereka bentang sekali lebih menyenangkan Anda.

6) Tetap berpegang pada diri sendiri

Percaya pada dirimu sendiri. Bila Anda melakukan seluruh hal di atas, maka Anda berada di menjalankan yang benar. Akan ada ketika-dikala yakni Anda membuat keputusan dan Anda ditantang olehnya, bagus oleh buah hati-anak Anda, atau oleh orang lain (seperti keluarga yang bagus campur). Sekiranya tak ada fakta baru yang tak Anda sadari sebelumnya, jangan bila.

Tetapi jangan takut untuk mengatakan tak – pada buah hati dan keluarga Anda - jika itu yaitu hal yang benar untuk dikatakan.

Tentu, keputusan Anda mungkin berubah menjadi keputusan yang buruk. Yang terjadi. Tetapi jauh lebih bagus untuk bertingkah pada keputusan Anda, ketimbang menjadi kantong plastik yang tertiup angin. Anda anak - anak Anda; menonton bagaimana Anda menghadapi kehidupan, bagaimana Anda membikin keputusan, bagaimana Anda si kecil memandang, bagaimana Anda percaya pada diri sendiri dan membela diri sendiri dan keluarga Anda. Jadilah televisi yang baik untuk mereka.

No comments:

Post a Comment